Teorema Pythagoras: Temukan Sisi Yang Hilang

by Tim Redaksi 45 views
Iklan Headers

Hey guys! Balik lagi nih sama gue, siap buat ngebahas materi matematika yang seru banget, yaitu Teorema Pythagoras. Siapa sih yang nggak kenal sama teorema legendaris ini? Teorema ini tuh ibarat kunci buat ngungkapin rahasia segitiga siku-siku, guys. Jadi, kalau kalian lagi berhadapan sama soal-soal yang nyuruh kalian nyari panjang sisi yang belum diketahui di segitiga siku-siku, teorema ini adalah sahabat terbaik kalian. Di artikel ini, kita bakal bedah tuntas gimana sih cara pake teorema Pythagoras buat nentuin nilai yang nggak diketahui di berbagai gambar. Siapin catatan kalian, karena kita bakal mulai petualangan matematika ini!

Memahami Inti Teorema Pythagoras

Sebelum kita langsung terjun ke soal 'Ayo Kita Berlatih 6.1', penting banget buat kita paham dulu inti dari Teorema Pythagoras itu sendiri. Jadi gini, guys, teorema ini cuma berlaku buat segitiga siku-siku, ya. Segitiga siku-siku itu yang punya satu sudut 90 derajat. Nah, sisi yang paling panjang di segitiga siku-siku itu namanya sisi hipotenusa. Dia ini letaknya selalu berhadapan sama sudut siku-siku. Kalau dua sisi lainnya, yang lebih pendek, itu namanya sisi siku-siku atau kaki-kaki segitiga. Rumus Teorema Pythagoras ini simpel banget, guys: a² + b² = c². Di sini, 'a' dan 'b' itu panjang sisi siku-siku, sementara 'c' itu panjang sisi hipotenusa. Jadi, kalau kalian tau panjang dua sisi, kalian bisa pake rumus ini buat nyari panjang sisi yang ketiga. Keren kan? Nah, 'a²' itu artinya 'a dikali a', 'b²' itu 'b dikali b', dan 'c²' itu 'c dikali c'. Misalnya, kalau sisi siku-sikunya punya panjang 3 dan 4, maka 3² + 4² = 9 + 16 = 25. Nah, 25 ini adalah hasil dari c². Untuk dapetin panjang 'c', tinggal kita akar kuadratin aja, jadi √25 = 5. Gampang banget, kan? Konsep dasar ini penting banget buat kalian pegang biar nggak bingung pas ngerjain soal-soal yang lebih kompleks.

Mengaplikasikan Teorema Pythagoras pada Soal

Oke guys, sekarang saatnya kita terapin ilmu yang udah kita pelajarin barusan ke soal-soal di bagian 'Ayo Kita Berlatih 6.1'. Ingat, tujuannya adalah buat nemuin nilai yang belum diketahui. Kita bakal bahas satu per satu biar kalian makin paham. Siapin mental kalian, ya!

a. Mencari Hipotenusa

Di gambar soal a, kita punya segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-siku 12 dan 15. Nah, kita diminta buat nyari panjang sisi yang belum diketahui. Kita asumsikan sisi yang 12 dan 15 ini adalah sisi 'a' dan 'b'. Berarti, a = 12 dan b = 15. Kita mau nyari sisi 'c' (hipotenusa). Langsung aja kita masukin ke rumus a² + b² = c². Jadi, 12² + 15² = c². Hitung kuadratnya: 12² = 144, dan 15² = 225. Sekarang kita jumlahin: 144 + 225 = 369. Jadi, c² = 369. Untuk dapetin 'c', kita tinggal cari akar kuadrat dari 369. √(369) itu sekitar 19,21. Jadi, panjang sisi yang belum diketahui adalah sekitar 19,21 satuan.

b. Mencari Sisi Siku-siku

Sekarang kita lihat soal b, guys. Di sini, kita dikasih tau panjang salah satu sisi siku-siku (misalnya 'a' = 5) dan panjang hipotenusa ('c' = 13). Kita diminta nyari panjang sisi siku-siku yang satunya lagi ('b'). Rumusnya tetap sama: a² + b² = c². Kita masukin angka yang udah kita punya: 5² + b² = 13². Hitung kuadratnya: 5² = 25, dan 13² = 169. Jadi, persamaannya jadi: 25 + b² = 169. Nah, sekarang kita mau isolasi 'b²'. Caranya, kita kurangi kedua sisi dengan 25: b² = 169 - 25. Hasilnya adalah b² = 144. Terakhir, buat dapetin 'b', kita tinggal akar kuadratin 144. √144 itu sama dengan 12. Jadi, panjang sisi siku-siku yang belum diketahui adalah 12 satuan.

c. Mencari Sisi Siku-siku (Lagi!)

Oke, lanjut ke soal c, guys. Di sini, kita punya segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-siku 8 dan sebuah sisi yang belum diketahui, tapi sisi yang paling panjang (hipotenusa) adalah 9,6. Jadi, kita punya a = 8, c = 9,6, dan kita mau cari b. Masih pake rumus sakti: a² + b² = c². Langsung masukin angkanya: 8² + b² = 9,6². Hitung kuadratnya: 8² = 64. Nah, 9,6² itu agak tricky dikit, tapi kalau dihitung hasilnya 92,16. Jadi, persamaannya jadi: 64 + b² = 92,16. Sekarang kita pindahin 64 ke ruas kanan biar 'b²' sendirian: b² = 92,16 - 64. Hasilnya adalah b² = 28,16. Terakhir, kita cari akar kuadrat dari 28,16. √28,16 itu sekitar 5,31. Jadi, panjang sisi siku-siku yang belum diketahui adalah sekitar 5,31 satuan.

d. Mencari Hipotenusa dengan Desimal

Sekarang kita ketemu soal d, guys. Di sini, sisi siku-sikunya punya panjang 9,6 m dan 10,4 m. Kita diminta nyari hipotenusa. Jadi, a = 9,6 dan b = 10,4. Kita mau cari 'c'. Rumusnya tetap: a² + b² = c². Langsung masukin angka: 9,6² + 10,4² = c². Hitung kuadratnya: 9,6² itu 92,16, dan 10,4² itu 108,16. Sekarang kita jumlahin: 92,16 + 108,16 = 200,32. Jadi, c² = 200,32. Untuk dapetin 'c', kita akar kuadratin 200,32. √200,32 itu sekitar 14,15. Jadi, panjang hipotenusanya adalah sekitar 14,15 meter.

e. Mencari Sisi Siku-siku dengan Satuan Inci

Lanjut ke soal e, guys! Kali ini satuannya inci. Kita dikasih tau panjang satu sisi siku-siku, yaitu 5,6 inci, dan panjang hipotenusa, yaitu 10,6 inci. Kita mau nyari panjang sisi siku-siku yang satunya lagi. Jadi, a = 5,6, c = 10,6, dan kita cari b. Masih pake rumus andalan: a² + b² = c². Masukin angkanya: 5,6² + b² = 10,6². Hitung kuadratnya: 5,6² = 31,36. Dan 10,6² = 112,36. Persamaannya jadi: 31,36 + b² = 112,36. Pindahin 31,36 ke kanan: b² = 112,36 - 31,36. Hasilnya adalah b² = 81. Gampang banget nih, akar kuadrat dari 81 adalah 9. Jadi, panjang sisi siku-siku yang belum diketahui adalah 9 inci.

f. Mencari Sisi Siku-siku dengan Satuan Kaki

Terakhir nih, guys, soal f. Satuan kita kali ini kaki. Kita punya panjang satu sisi siku-siku 7,2 kaki dan hipotenusa 9,6 kaki. Kita mau cari sisi siku-siku yang satunya lagi. Jadi, a = 7,2, c = 9,6, dan kita cari b. Rumus yang sama terus kita pake: a² + b² = c². Masukin angka: 7,2² + b² = 9,6². Hitung kuadratnya: 7,2² = 51,84. Dan 9,6² = 92,16. Persamaannya jadi: 51,84 + b² = 92,16. Pindahin 51,84 ke kanan: b² = 92,16 - 51,84. Hasilnya adalah b² = 40,32. Terakhir, kita cari akar kuadrat dari 40,32. √40,32 itu sekitar 6,35. Jadi, panjang sisi siku-siku yang belum diketahui adalah sekitar 6,35 kaki.

Kesimpulan: Kuasai Teorema Pythagoras!

Gimana, guys? Ternyata ngerjain soal pake Teorema Pythagoras itu nggak sesulit yang dibayangkan, kan? Kuncinya adalah paham dulu rumusnya a² + b² = c², kenali mana sisi siku-siku ('a' dan 'b') dan mana sisi hipotenusa ('c'), terus teliti pas ngitung kuadrat dan akar kuadratnya. Dengan latihan yang cukup, kalian pasti bakal jago banget ngerjain soal-soal kayak gini. Jangan lupa buat terus berlatih, karena matematika itu paling asyik kalau kita langsung praktekin. Sampai jumpa di artikel berikutnya, ya! Stay curious and keep learning!